
Lamai Tapai Durian
70% autentik · Minangkabau (Kreasi)
Variasi Lamai Tapai yang menambahkan aroma dan rasa durian. Kombinasi rasa manis, asam, dan gurih durian dengan tekstur tapai yang unik.
Beri nilai resep ini
Pilih 1 hingga 5 bintang. Setiap resep hanya dapat dinilai satu kali.
Belum ada penilaian.
Bahan
- Beras ketan putih500 gram
- Santan kental200 ml
- Gula pasir50 gram
- Daun pandan2 lembar
- Garam1/2 sendok teh
- Ragi tape1 sendok teh
- Daging durian150 gram
- Bambu (buluh)Secukupnya
- Daun pisangSecukupnya
Langkah
- 1
Cuci bersih beras ketan, rendam selama minimal 2 jam.
- 2
Tiriskan beras ketan, lalu kukus hingga setengah matang.
- 3
Campurkan santan kental, gula pasir, garam, dan daun pandan. Masak hingga mendidih sambil terus diaduk.
- 4
Tuangkan santan panas ke dalam beras ketan setengah matang, aduk rata. Kukus kembali hingga matang sempurna.
- 5
Siapkan bambu yang sudah dilapisi daun pisang. Masukkan beras ketan yang sudah matang ke dalam bambu, selingi dengan potongan daging durian.
- 6
Tutup rapat bambu dengan daun pisang.
- 7
Panggang bambu di atas bara api atau kompor dengan api kecil sambil terus diputar hingga matang merata dan sedikit gosong di luar.
- 8
Angkat bambu, dinginkan.
- 9
Setelah dingin, keluarkan beras ketan dan durian dari bambu. Hancurkan ragi tape hingga halus.
- 10
Taburkan ragi tape secara merata ke seluruh permukaan campuran ketan dan durian. Aduk perlahan.
- 11
Bungkus kembali dengan daun pisang atau masukkan ke wadah kedap udara. Fermentasi selama 2-3 hari di suhu ruang.
- 12
Lamai Tapai Durian siap disajikan.



