Kembali
Ayam Pop Klasik
60 mntwaktu
Sedangkesulitan
4Porsi
Penilaian

Ayam Pop Klasik

Hidangan tradisional · Indonesia

Ayam Pop adalah hidangan ayam goreng khas Minangkabau yang dimasak dalam santan dan rempah-rempah, menghasilkan tekstur yang sangat empuk dan rasa gurih yang khas. Ayam ini biasanya berwarna putih pucat karena tidak digoreng hingga kecoklatan.

Beri nilai resep ini

Pilih 1 hingga 5 bintang. Setiap resep hanya dapat dinilai satu kali.

Belum ada penilaian.

Bahan

  • Ayam kampung1 ekor
  • Santan kental500 ml
  • Air kelapa200 ml
  • Daun salam3 lembar
  • Serai, memarkan2 batang
  • Lengkuas, memarkan2 cm
  • Bawang merah, iris tipis5 siung
  • Bawang putih, iris tipis3 siung
  • Garamsecukupnya
  • Merica bubuksecukupnya
  • Minyak gorengsecukupnya

Langkah

  1. 1

    Potong ayam menjadi beberapa bagian.

  2. 2

    Dalam wajan, campurkan santan, air kelapa, daun salam, serai, lengkuas, bawang merah, dan bawang putih.

  3. 3

    Masukkan potongan ayam ke dalam campuran santan.

  4. 4

    Bumbui dengan garam dan merica bubuk.

  5. 5

    Masak dengan api sedang sambil sesekali diaduk hingga ayam empuk dan santan menyusut.

  6. 6

    Angkat ayam dan tiriskan.

  7. 7

    Panaskan minyak goreng dalam wajan.

  8. 8

    Goreng ayam sebentar saja hingga permukaannya sedikit kaku, jangan sampai berubah warna menjadi coklat.

  9. 9

    Angkat dan sajikan Ayam Pop selagi hangat.

Resep serupa

Anda mungkin juga menyukai resep Dishkin ini.

Ayam Biryani Klasik
Hidangan tradisional

Ayam Biryani Klasik

Aromatic rice dish made with basmati rice, tender chicken, and a blend of fragrant spices, slow-cooked to perfection. This is the quintessential Chicken Biryani.

120 mnt

Ayam potong dadu · Beras basmati · Bawang bombay iris · Tomat cincang

Ayam Teriyaki Kilat
75% autentik

Ayam Teriyaki Kilat

Versi cepat dan mudah dari ayam teriyaki, menggunakan saus teriyaki siap pakai untuk menghemat waktu.

20 mnt

Dada ayam tanpa tulang dan kulit · Saus teriyaki siap pakai · Minyak goreng · Biji wijen sangrai