
Dendeng Batokok Tradisional
Hidangan tradisional · Indonesia
Dendeng Batokok adalah hidangan daging sapi khas Minangkabau yang diiris tipis, dipukul-pukul hingga pipih, lalu digoreng kering dan disajikan dengan bumbu balado pedas. Versi tradisional ini menggunakan bumbu dan teknik otentik untuk rasa maksimal.
Beri nilai resep ini
Pilih 1 hingga 5 bintang. Setiap resep hanya dapat dinilai satu kali.
Belum ada penilaian.
Bahan
- Daging sapi gandik/topside500 gram
- Bawang merah15 siung
- Bawang putih8 siung
- Cabai merah keriting20 buah
- Cabai rawit merah5 buah (sesuai selera)
- Tomat merah2 buah
- Lengkuas2 cm
- Jahe1 cm
- Kunyit1 cm
- Ketumbar bubuk1 sendok teh
- Garamsecukupnya
- Gula pasir1 sendok teh
- Minyak gorengsecukupnya
- Air asam jawa2 sendok makan
Langkah
- 1
Iris daging sapi setebal 0.5 cm melawan serat. Pukul-pukul setiap irisan daging hingga pipih dan melebar.
- 2
Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabai rawit, jahe, kunyit, dan ketumbar. Blender atau ulek hingga halus.
- 3
Panaskan sedikit minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan lengkuas yang sudah digeprek, tomat yang sudah dipotong-potong, garam, dan gula. Masak hingga tomat layu dan bumbu matang.
- 4
Masukkan irisan daging sapi ke dalam bumbu balado. Aduk rata dan masak sebentar hingga daging sedikit berubah warna.
- 5
Tambahkan air asam jawa. Masak terus hingga bumbu meresap dan kuah mengering.
- 6
Angkat daging dari bumbu. Panaskan minyak goreng dalam jumlah banyak di wajan. Goreng daging sapi hingga kering dan sedikit renyah di kedua sisinya.
- 7
Angkat dendeng dan tiriskan minyaknya. Sajikan dendeng batokok dengan sisa bumbu balado yang ditumis sebentar.



