
Colo-Colo Ayam Tradisional
Hidangan tradisional · Indonesia (Sulawesi Tenggara)
Ayam bakar khas Sulawesi Tenggara yang dibumbui rempah kaya dan disajikan dengan sambal colo-colo pedas. Daging ayam empuk dengan aroma bakaran yang menggugah selera.
Beri nilai resep ini
Pilih 1 hingga 5 bintang. Setiap resep hanya dapat dinilai satu kali.
Belum ada penilaian.
Bahan
- Ayam potong1 ekor (sekitar 1 kg)
- Bumbu halus:
- Bawang merah8 siung
- Bawang putih4 siung
- Kemiri sangrai3 butir
- Kunyit bakar2 cm
- Jahe1 cm
- Ketumbar bubuk1 sdt
- Garamsecukupnya
- Merica bubuksecukupnya
- Bahan sambal colo-colo:
- Cabai rawit merah10-15 buah (sesuai selera)
- Tomat merah2 buah, potong dadu
- Bawang merah5 siung, iris tipis
- Jeruk nipis1 buah
- Minyak goreng panas3 sdm
- Garamsecukupnya
- Gula pasirsejumput (opsional)
- Air jeruk nipis1 sdm
Langkah
- 1
Lumuri ayam dengan bumbu halus, garam, dan merica. Diamkan minimal 30 menit agar bumbu meresap.
- 2
Bakar ayam di atas bara api atau teflon hingga matang dan berwarna kecoklatan di kedua sisi. Bolak-balik agar tidak gosong.
- 3
Sambil menunggu ayam matang, siapkan sambal colo-colo. Campurkan irisan cabai rawit, tomat dadu, dan irisan bawang merah dalam mangkuk.
- 4
Siram dengan minyak goreng panas, tambahkan garam, gula (jika pakai), dan air jeruk nipis. Aduk rata.
- 5
Sajikan ayam bakar selagi hangat bersama sambal colo-colo.



