
Pindang Tulang Ikan Patin Khas Palembang
80% autentik · Indonesia
Variasi Pindang Tulang Palembang yang menggunakan ikan patin sebagai pengganti tulang sapi, menghasilkan kuah yang lebih ringan namun tetap kaya rasa asam, gurih, dan pedas dengan aroma khas.
Beri nilai resep ini
Pilih 1 hingga 5 bintang. Setiap resep hanya dapat dinilai satu kali.
Belum ada penilaian.
Bahan
- Ikan patin, potong-potong500 gr
- Nanas, potong dadu150 gr
- Tomat merah, potong-potong1 buah
- Air asam jawa40 ml
- Lengkuas, memarkan1 cm
- Serai, memarkan1 batang
- Daun salam2 lembar
- Daun jeruk2 lembar
- Cabai merah keriting, iris4 buah
- Cabai rawit merah, utuh3 buah
- Bawang merah, iris tipis6 siung
- Bawang putih, iris tipis3 siung
- Jahe, memarkan1 cm
- Kunyit, memarkan1 cm
- Garamsecukupnya
- Gula pasir1 sdt
- Air1.2 liter
- Minyak gorengsecukupnya
- Daun kemangi1 ikat
Langkah
- 1
Lumuri potongan ikan patin dengan sedikit garam dan air asam jawa, diamkan 10 menit, lalu bilas.
- 2
Didihkan air, masukkan lengkuas, serai, daun salam, daun jeruk, jahe, dan kunyit. Masak hingga harum.
- 3
Tumis irisan bawang merah dan bawang putih hingga harum. Masukkan ke dalam rebusan air bumbu.
- 4
Masukkan potongan ikan patin, nanas, tomat, cabai merah iris, dan cabai rawit utuh. Bumbui dengan garam dan gula pasir.
- 5
Masak hingga ikan matang dan bumbu meresap. Jangan terlalu lama agar ikan tidak hancur.
- 6
Koreksi rasa. Terakhir, masukkan daun kemangi, aduk sebentar lalu matikan api.
- 7
Sajikan pindang ikan patin selagi hangat.



